pertanyaan seputar snmptn
Daftar Kuliah

Cari Tahu Jawaban Dari 8 Pertanyaan Seputar SNMPTN

Pasti kamu sudah gak asing lagi nih dengan istilah SNMPTN. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau biasa disebut “jalur undangan” adalah salah satu seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang diselenggarakan pemerintah. Hal yang membedakan SNMPTN dari jalur lainnya adalah proses seleksinya yang menilai berdasarkan hasil prestasi akademik dan/atau portofolio siswa selama sekolah tanpa perlu tes. 

Karena kemudahan seleksi ini, gak heran SNMPTN jadi jenis seleksi yang paling banyak diminati dan diharapkan oleh para siswa. Siswa-siswi SMA yang lagi ancang-ancang buat ikut seleksi ini pasti punya banyak pertanyaan seputar SNMPTN, deh. Buat kamu yang masih bingung dan punya banyak pertanyaan seputar SNMPTN, jangan khawatir! goKampus siap bantu menjawab kekepoan kamu. Yuk simak beberapa informasi yang kamu perlukan sebelum daftar SNMPTN!

1. Siapa saja yang bisa ikut SNMPTN?

Tidak semua siswa dapat mengikuti SNMPTN. Kamu perlu mengetahui daya tampung atau kuota berdasarkan akreditasi sekolahmu. Berikut kriterianya:

AkreditasiKuota
A40% siswa terbaik
B25% siswa terbaik
C dan lainnya5% siswa terbaik

Kalau kamu masih bingung, goKampus kasih ilustrasi ya. Misalnya, kamu berasal dari SMA dengan akreditasi A dengan jumlah siswa IPA ada 50 orang dan IPS 50 orang. Jadi siswa/siswi yang berhak untuk mendaftar ke SNMPTN adalah yang memiliki peringkat 1 sampai 20 dari IPA dan peringkat 1 sampai 20 dari IPS.

Karena adanya sistem kuota seperti ini, maka kamu harus berusaha untuk bikin nilai kamu supaya bisa di atas rata-rata dan stabil dari kelas 10 hingga 12. 

2. Apa saja yang menjadi kriteria penilaian SNMPTN?

Terdapat beberapa hal yang menjadi kriteria penilaian SNMPTN, yaitu:

a. Nilai rapor

Rapor merupakan persyaratan paling utama dalam SNMPTN. Rapor dilihat dari semester 1 sampai 5 atau kelas 10 semester 1 hingga kelas 12 semester 2. 

b. Portofolio

Portofolio wajib dikumpulkan oleh pendaftar untuk program studi di bidang seni dan olahraga. Biasanya, pendaftar memberikan video dengan format MP4 yang memuat penampilan seni atau olahraga. Jika kamu berminat untuk mendaftar di program studi bidang seni atau olahraga, jangan sampai lupa untuk mengumpulkan portofolio, ya! Ketentuan portofolio dapat diakses di situs LTMPT.

c. Akreditasi dan performa sekolah

Akreditasi memengaruhi kuota pendaftar yang berhak untuk mengikuti SNMPTN, jadi semakin bagus akreditasi sekolahmu, semakin tinggi peluang untuk lolos lewat SNMPTN. Selain akreditasi, performa sekolah juga dinilai dari peringkat sekolah, rata-rata UTBK, alumni berprestasi, dan lain-lain.

d. Alumni

SNMPTN juga akan mempertimbangkan alumni sekolah yang sudah diterima di kampus dan prodi yang sama berdasarkan prestasinya selama kuliah. Perlu diingat, hal ini berarti jika kamu berhasil lolos lewat SNMPTN, kamu tetap harus memperhatikan performa kamu selama kuliah supaya semakin besar peluang adik-adik kelasmu nanti untuk bisa diterima di prodi dan kampus yang sama denganmu. Sebaliknya, jika ada alumni yang tidak mengambil SNMPTN, maka kemungkinan terburuknya sekolahmu bisa masuk ke blacklist yang tentu akan mempersulit kesempatan generasi berikutnya untuk lolos di SNMPTN.

3. Mata pelajaran apa saja yang menjadi pertimbangan penilaian SNMPTN?

Seperti yang disebutkan, rapor merupakan syarat utama SNMPTN yang harus kamu perhatikan. Karena itu, kamu harus berusaha untuk membuat nilaimu di atas rata-rata dan stabil atau bahkan naik dari satu semester ke semester lainnya. Beberapa mata pelajaran yang menjadi pertimbangan adalah berikut:

  • Jurusan IPA:
    Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi
  • Jurusan IPS:
    Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi
  • Jurusan Bahasa:
    Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing
  • SMK:
    Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan)

3. Bagaimana cara mendaftar SNMPTN?

Ini dia pertanyaan seputar SNMPTN yang paling banyak diajukan. Pendaftaran SNMPTN dilakukan secara online sepenuhnya. Berikut tahapannya:

  1. Login dengan email dan password yang sudah didaftarkan di situs LTMPT atau http://snmptn.ac.id.
  2. Mengisi “Kelengkapan Data Orang Tua” pada halaman Profil.
  3. Mengisi pilihan program studi pada halaman Pilihan.
  4. Mengisi portofolio pada halaman Portofolio, jika program studi yang dituju mewajibkan untuk mengumpulkan portofolio. Jika tidak perlu mengumpulkan portofolio, halaman ini tidak perlu diisi.
  5. Mengisi rincian prestasi pada halaman Prestasi. Pengisian prestasi ini sifatnya tidak wajib, jadi tidak perlu diisi jika tidak ada.
  6. Melakukan finalisasi di halaman Finalisasi. Pastikan semua data sudah benar, tidak ada kesalahan pengetikan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Semua data yang sudah diisi tidak dapat dibatalkan atau diubah dalam kondisi apapun.
  7. Mengunduh dan mencetak kartu registrasi.

4. Berapa biaya pendaftaran SNMPTN?

SNMPTN tidak memungut biaya pendaftaran alias gratis. 

5. Berapa pilihan PTN dan program studi yang bisa dipilih?

Untuk setiap pendaftar boleh memilih maksimal dua PTN yang dituju. Tetapi jika kamu berniat memilih dua PTN, salah satu PTN wajib berada di satu provinsi yang sama dengan asal sekolah. Pendaftar boleh memilih maksimal dua program studi untuk satu PTN. Ingat, urutan PTN dan program studi menyatakan prioritasmu, jadi jangan sampai salah urut ya!

6. Apakah prodi yang dipilih boleh lintas jurusan?

LTMPT tidak menganjurkan pendaftar untuk lintas jurusan, namun diperbolehkan. Program studi Soshum dapat diambil oleh siswa dari jurusan IPA, namun program studi untuk siswa jurusan IPA/Bahasa/SMK jumlahnya terbatas. Selain itu, saat ini ada beberapa PTN yang memperbolehkan pendaftar untuk lintas jurusan dan ada juga yang tidak. Jadi, jika kamu berniat untuk lintas jurusan, sebaiknya perhatikan program studi yang bisa kamu pilih dan juga peluangnya.

7. Jika diterima SNMPTN, apakah boleh ikut SBMPTN dan Jalur Mandiri?

Sayangnya, kamu tidak boleh mendaftar untuk mengikuti SBMPTN jika sudah diterima di SNMPTN. 

8. Apakah lulusan selain SMA bisa mengikuti SNMPTN?

Tentu. Pendaftar SNMPTN tidak hanya melalui SMA, tapi bisa juga melalui SMK, MA, dan sekolah sederajat lainnya. 

Informasi di atas adalah rangkuman dari pertanyaan seputar SNMPTN yang sering diajukan. Sudah siap belum, nih untuk daftar SNMPTN? Jangan lupa persiapkan dokumen, selalu mencari informasi melalui guru bimbingan konseling di sekolah maupun lewat website LTMPT, ya!

Daftar kuliah pake aplikasi goKampus 1 jam bisa diterima!!

Gak perlu takut repot kalau daftar kuliah pake aplikasi goKampus, cuman download aplikasi goKampus bisa dapat:

1. Bisa ngeliat 400+ kampus swasta dalam dan luar negeri dalam satu aplikasi doang!

2. Daftar kuliah gak sampe 3 menit udah kelar!

3. Tinggal upload rapor,1 jam udah langsung diterima!

4. Gak cuman kita doang yang daftar kuliah, ajakin temen daftar kuliah juga bisa dapat Rp 50 ribu!

5. Banyak student promo dan event-event yang bisa kamu jelajahi!

Kunjungi halaman ini untuk cari informasi selanjutnya ya. Semoga artikel dari goKampus menjawab seluruh kegalauan apa aja jurusan kuliah pilihanmu ya! Jangan lupa, download aplikasi goKampus di Google Play dan App Store, karena ada banyak banget informasi tentang dunia perkuliahan di sana! Bareng goKampus, semua #Pastibisakuliah

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *