gk

goKampus App

Satu app Urusan Kampus Beres

Bagikan
scoll top
 
goKampus

10 Hal yang Harus Kamu Siapkan supaya Siap Kerja

.
Bagikan

Buat kamu yang masih kuliah atau yang mau lulus kuliah, pasti sudah terbayang dengan gimana memasuki “dunia yang sesungguhnya” alias dunia kerja. Sudah tahu belum langkah apa aja yang perlu kamu lakukan setelah lulus nanti? Nah, supaya gak bingung, yuk kepoin 10 hal yang harus kamu lakukan supaya siap kerja setelah lulus kuliah nanti. Apa saja sih?

Tips Agar Kamu Siap Kerja

1. Persiapkan CV dan portfolio

Setiap melamar pekerjaan, hal yang wajib kamu lampirkan adalah curriculum vitae (CV). Usahakan CV kamu berisi tentang informasi yang jelas mengenai profil singkat, pendidikan, pengalaman, kontak, dan kemampuan, beserta skills yang kamu kuasai. Jika ada, sertakan juga portofolio untuk membuktikan hasil kerjamu, seperti desain, karya tulis, atau fotografi. Jangan lupa juga untuk mengemas CV kamu ke dalam desain kreatif agar menarik perhatian recruiter.

Gak hanya membuat CV dan portfolio untuk kamu kirimkan melalui email ke recruiter, kamu juga perlu loh membangun “personal branding” yang profesional secara online. Nah, LinkedIn adalah salah satu platform yang penting untuk personal branding kamu.

Kamu bisa mengoptimalkan profile LinkedIn kamu dengan melengkapi semua informasi di bagian profile, seperti nama jurusan dan universitas kamu, achievement yang kamu dapat, pengalaman internship, hingga memasukkan sertifikat dari course/training yang kamu ikuti.

Kalau bisa, kamu mengisi secara detail bagian kolom deskripsi agar informasi profile LinkedIn kamu lebih jelas saat recruiter melihatnya. Gak ada ruginya kok mengisi semua informasi LinkedIn secara lengkap karena ini bisa menjadi “CV online” kamu.

Jangan lupa juga buat portfolio secara online dan sertakan link-nya di profile LinkedIn kamu. Dengan begitu, recruiter gak hanya melihat informasi CV secara lengkap, tetapi juga dapat langsung mengakses portfolio kamu. Pastikan juga untuk edit URL profile LinkedIn kamu dengan namamu agar terlihat lebih profesional, ya!

Selain itu, untuk membangun personal branding, setelah mengikuti course, kamu bisa buat post di LinkedIn dan upload sertifikatmu itu. Jangan lupa mention atau tag institusi atau company dari mana kamu mendapatkan sertifikat agar makin kredibel. Dengan cara ini, kamu akan menarik recruiter buat approach kamu via message LinkedIn, deh!

2. Cari tahu tentang perusahaan yang ingin kamu apply

Penting untuk cari tahu banyak perusahaan dan bidang kerja yang mau kamu tuju setelah lulus nanti. Pastikan perusahaan yang kamu tuju bisa kasih kesempatan untuk belajar banyak dan punya jenjang karir yang jelas. Kamu juga bisa cari tahu nilai-nilai dan budaya perusahaannya, produk atau kliennya, dan lokasi kantornya.

Jangan sampai kamu melamar kerja di perusahaan yang ternyata gak cocok dengan kamu, baik dari segi perusahaan atau posisi pekerjaannya. Sayang kan, kalau sudah melalui berbagai proses rekrutmen tapi ternyata gak cocok? Makanya nih, hal ini penting.

3. Daftar ke berbagai job portal

Di era digital, cari kerja bisa kamu lakukan secara online melalui job portal atau situs yang menyediakan lowongan pekerjaan. Di situs tersebut, kamu bisa lihat perusahaan mana yang lagi membuka lowongan pekerjaan sampai ke informasi detail, seperti deskripsi pekerjaan, persyaratan atau kualifikasi, bahkan hingga gaji dan tunjangan yang akan kamu terima jika bekerja di perusahaan tersebut.

Untuk melamar kerja melalui job portal, kamu harus mendaftarkan akun kamu terlebih dahulu. Setelah itu, biasanya kamu akan harus mengunggah CV dan mengisi profil. Jangan lupa sertakan link profile LinkedIn kamu dan online portfolio kamu, ya! Setelah itu, kamu langsung bisa mendaftar ke berbagai perusahaan. Gampang banget, kan?

4. Jangan lupa berlatih wawancara

Di tahapan rekrutmen, wawancara adalah tahapan yang akan selalu ada dan gak bisa kamu hindari. Tahap wawancara cukup menentukan perusahaan menerima kamu atau sebaliknya. Kamu perlu banyak latihan supaya gak salah jawab.

Biasanya pertanyaan wawancara meliputi deskripsi diri, pengalaman sebelumnya, alasan memilih posisi dan perusahaan, kelebihan dan kekurangan diri, ekspektasi gaji, dan rencana dalam beberapa waktu ke depan. Saat ini sudah banyak banget video maupun artikel di internet yang membahas wawancara kerja. Bisa banget kamu pelajari.

5. Coba ikut program magang

Saat ini, hampir semua kampus mewajibkan program magang (internship) sebagai salah satu syarat kelulusan. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena ada banyak banget keuntungan ikut magang. Ikut magang penting banget untuk mengawali karir kamu di dunia kerja karena kamu bisa merasakan dunia kerja secara langsung dan mendapat bimbingan dari user di perusahaan.

Pengalaman magang pastinya bikin kamu lebih siap kerja dan bisa kamu lampirkan di CV. Kamu juga bisa memperluas koneksi dengan orang-orang kantor atau teman sesama magang. Bahkan, jika kinerja kamu tergolong memuaskan, ada kesempatan untuk direkrut menjadi karyawan tetap setelah lulus kuliah.

6. Perbanyak pengalaman lomba dan konferensi

Di CV, selain pengalaman organisasi dan magang, kamu juga bisa melampirkan achievement hingga prestasi lomba atau konferensi yang pernah kamu ikuti selama kuliah. Pengalaman mengikuti lomba dan konferensi memperlihatkan bahwa kamu punya kemampuan critical thinking dan problem solving yang mumpuni.

Pastinya perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang punya soft skill memadai seperti itu sehingga pengalaman lomba dan konferensi kamu bisa jadi salah satu pertimbangan dalam penerimaan karyawan perusahaan.

7. Ikut pelatihan dan sertifikasi

Memiliki sertifikasi secara khusus di bidang tertentu penting juga para fresh graduate miliki karena berarti kamu punya keahlian yang kompeten berdasarkan standar yang ada. Punya sertifikasi pastinya bikin nilai “jual” kamu lebih tinggi daripada pelamar lainnya dan menunjukkan kalau kamu siap kerja di bidang yang kamu fokusin.

So, kalau kamu punya waktu dan uang lebih, penting banget untuk ikut pelatihan dan mengambil sertifikasi yang cocok sama karir yang mau kamu geluti. Jangan lupa juga, post dan upload sertifikat kamu ke LinkedIn untuk membangun personal branding kamu lebih profesional.

8. Membangun personal branding

Personal branding sekarang ga cuma untuk figur publik, tapi juga untuk para pencari kerja. Di era digital, rekam jejak kamu jadi gampang banget untuk HRD atau recruiter perusahaan telusuri melalui internet. Yuk, mulai bangun personal branding kamu secara profesional supaya bisa bantu kamu mendapatkan kredibilitas dan kepercayaan dari tiap perusahaan yang kamu lamar nantinya. 

9. Konsultasi ke orang yang sudah berpengalaman

Pasti kamu punya senior, saudara, atau orang tua yang punya pengalaman kerja. Nah, manfaatkan kenalan kamu untuk banyak cari tahu mengenai dunia kerja dan bertanya mengenai tips dan trik dalam bekerja. Pekerjaan dan pengalaman orang pastinya berbeda-beda, akan lebih bagus kalau kamu bisa meniru yang baik dan gak mengulangi kesalahan yang pernah orang-orang terdekatmu lakukan saat bekerja. Dengan begitu, kamu jadi lebih siap kerja, deh!

10. Bikin rencana cadangan

Banyak kasus di mana banyak fresh graduate yang stres karena gak langsung dapat kerja setelah lulus kuliah. Meskipun sudah mempersiapkan dengan baik dan matang, hal ini bisa terjadi juga ke kamu. Untuk itu, kamu juga harus mempersiapkan rencana cadangan atau Plan B untuk mengantisipasi kalau kejadian ini menimpa kamu.

Rencana cadangan ini bisa meliputi bekal tambahan untuk kerja, seperti mengikuti course tambahan untuk mengasah kemampuan atau cari magang di perusahaan. Dengan begitu, kamu jadi bisa upgrade skill dan menambah pengalaman.

Itulah 10 tips agar kamu siap kerja. Tahukah kamu kalau relevansi kemampuan lulusan perguruan tinggi di Indonesia dengan kebutuhan industri masih berada di kisaran 64% berdasarkan Future of Jobs Report, World Economic Forum 2020?

Sambil mempersiapkan diri kamu untuk terjun ke dunia kerja, kamu bisa ambil kelas Nanyang Technological University Singapore di goKampus. Ada beragam pilihan kelas yang bisa kamu ikuti dari mana saja secara online PLUS dapat sertifikat profesional berlisensi dari kampus ternama di Asia dengan biaya terjangkau, cukup Rp700 ribu/bulan. Kalau kamu tertarik, bisa sign up sekarang atau cek kelas NTU di sini.

goKampus University

Daftar kuliah, satu jam diterima pakai goKampus!

Bisa pilih ratusan kampus swasta dalam dan luar negeri! Dapatkan cashback up to Rp 500.000,-