Bagikan
scoll top
 
goKampus

Baca Ini Dulu Sebelum Masuk Jurusan Ekonomi Syariah! Penting Buat Maba

.
Bagikan

Lebih dari 80 persen penduduk Indonesia beragama Islam. Sebagian menginginkan untuk menghindari sistem riba dalam kegiatan transaksi sehari-hari. Untuk menjawab kebutuhan itu, hadirlah sistem perbankan ekonomi syariah, asuransi berbasis syariah, juga beberapa unit usaha dan lembaga keuangan lain yang berbasis syariah seperti pasar modal syariah, pegadaian syariah, serta lembaga zakat dan wakaf. 

Oleh karena itu, lulusan Jurusan Ekonomi Syariah sangat dibutuhkan. Apa kamu memiliki ketertarikan terhadap jurusan ini? Pas banget nih buat para maba (mahasiswa baru). Cari tahu yuk.

Belajar Apa Di Jurusan Ekonomi Syariah?

Jurusan Ekonomi Syariah disebut Jurusan Ekonomi Islam di beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Islam Negeri Alauddin, Universitas Airlangga, dan Universitas Diponegoro. Intinya sama saja kok.

Kamu akan mempelajari hal yang tidak beda jauh dengan Jurusan Ekonomi. Misalnya, ekonomi makro, ekonomi mikro, pengelolaan sumber daya, perdagangan internasional, dan sebagainya. 

Bedanya, di jurusan ini kamu akan mengkaji tema-tema tersebut sesuai dengan prinsip Syariah Islam yaitu berlandaskan Al-Qur’an, hadis, beserta kaidah-kaidah fiqih turunannya. Ini dikarenakan nilai dan hukum setiap kegiatan ekonomi seperti jual-beli, utang-piutang, simpan-pinjam, bagi hasil, dan sebagainya telah diatur dalam agama Islam.

Meski begitu, kamu juga akan tetap mendapatkan ilmu dan teori yang berhubungan dengan sistem ekonomi konvensional. Tujuannya agar mahasiswa bisa mendapat kesimpulan utuh dari sebuah sistem ekonomi.

Sejumlah mata kuliah yang akan kamu temukan dalam Jurusan Ekonomi Syariah antara lain Metode Statistika, Filosofi Ekonomi Syariah, Prinsip Dasar Hukum Islam, Akuntansi Syariah, Makroekonomi Syariah, Mikroekonomi Syariah, Manajemen Produk Halal, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, Fiqh Muamalah, Ushul Fiqh, Ekonometrika Terapan.

Mata kuliah selanjutnya adalah Ekonomi Moneter Islam, Ekonomi Pembangunan Islam, Ekonomi Zakat, Infaq, Shadaqoh dan Wakaf, Ekonomi Keuangan Publik Islam, Manajemen Resiko Lembaga Keuangan Islam, Manajemen Keuangan Islam, Manajemen Portofolio dan Investasi Islam, Teori Keuangan dan Investasi Syariah, Analisa Laporan Keuangan Syariah dan Penganggaran.

Seperti jurusan lainnya, di jurusan ini terbagi lagi menjadi beberapa peminatan. Tentu peminatan di setiap kampus bisa berbeda-beda, tapi umumnya kamu bisa memilih peminatan seperti Ilmu Ekonomi Islam, Manajemen Keuangan Islam, Akuntansi Syari’ah, Perbankan Syari’ah, Kebijakan Makro Islam, dan Kewirausahaan Islam. 

Apa Saja Persiapannya?

Pertama-tama, kamu tidak harus beragama Islam untuk masuk jurusan ini. Tapi setidaknya harus ada basic ilmu agama Islam karena dalam hampir semua mata kuliah kamu akan membedah ekonomi secara Islami. 

Lalu mesti kamu ingat bahwa Jurusan Ekonomi Syariah memiliki unsur “ekonomi”, jadi gak heran dong kalau kamu mesti memiliki dasar matematika yang baik seperti mampu menggunakan logika matematika, memahami informasi berupa angka, dan menerapkan operasi hitung untuk menyelesaikan masalah.

Untuk mendukungnya, kamu juga harus memiliki sifat rasional, teliti, tekun, dan senang menganalisis. Selain itu, kamu membutuhkan kemampuan hafalan untuk lulus dari beberapa mata kuliah di Jurusan Ekonomi Syariah. Kemampuan komunikasi dan interpersonal juga dibutuhkan jika kamu ingin kuliah di jurusan ini.

Prospek Karir

Nah, sekarang kan kamu sudah tahu apa saja yang dipelajari dalam Jurusan Ekonomi Syariah. Lalu, kira-kira bakal jadi apa setelah lulus? Wah, ternyata peluangnya banyak sekali loh! 

Dalam bidang studi, kamu juga tetap mempelajari sistem ekonomi konvensional, jadi kamu tetap bisa bekerja di lembaga keuangan konvensional. Contohnya instansi pemerintah seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kementerian Keuangan.

Ada beragam posisi pekerjaan yang bisa diisi lulusan jurusan ini. Kamu bisa jadi staf keuangan, akuntan, auditor, analis keuangan, ahli ekonomi, hingga penasihat keuangan pribadi. Tentu saja kamu juga bisa berkarier dalam dunia pendidikan sebagai tenaga pengajar di perguruan tinggi atau menjadi pakar ekonomi nasional.

Buka bisnis berbasis syariah? Bisa banget. Namanya lulusan ekonomi, tentunya kamu sudah dibekali berbagai ilmu yang akan sangat mendukung ketika kamu menjadi seorang wirausaha. Tentunya dengan menerapkan hukum syariah dalam bisnismu.

Gelar Dan Tempat Kuliah

Setelah menyelesaikan bidang studi strata-1, kamu akan resmi menyandang gelar Sarjana Ekonomi (disingkat S.E.). Namun, beberapa kampus sedikit berbeda, mereka memberi gelar S.E.Sy. (Sarjana Ekonomi Syariah) atau S.E.I. (Sarjana Ekonomi Islam) untuk lulusan Jurusan Ekonomi Syariah.

Lalu, di mana kamu bisa mempelajari bidang studi Ekonomi Syariah? Wah, ada banyak sekali. Inilah daftar kampusnya.

  • Universitas Brawijaya
  • UNPAD Bandung
  • Universitas Islam Indonesia
  • Universitas Islam Negeri Sulthan Syarif Kasim
  • UI Depok
  • Universitas Muhammadiyah Malang
  • Universitas Mulawarman
  • Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Tulung Agung
  • Universitas Djuanda
  • Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan
  • Institut Agama Islam Negeri Palu
  • Universitas Azzahra
  • Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Institut Agama Islam Negeri Jember
  • Institut Agama Islam Negeri Kudus
  • IPB (Bogor, Jawa Barat)
  • Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan
  • UNAIR
  • Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara
  • Institut Agama Islam Negeri Surakarta
  • UIN Raden Intan
  • Institut Agama Islam Negeri Walisongo
  • Institut Agama Islam Tazkia
  • Universitas Islam Malang
  • Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Batusangkar
  • STAIN Tulung Agung
  • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia
  • Universitas Al Asyariah Mandar
  • Universitas Darussalam Gontor
  • UNDIP
  • Universitas Islam Bandung
  • Universitas Islam Jakarta
  • STAIN Malikussaleh
  • Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
  • Universitas Islam Nahdlatul Ulama’ Jepara
  • President University
  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Universitas Islam Negeri Raden Intan
  • UIN Sumatra Utara
  • Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
  • UIN Walisongo
  • Universitas Lambung Mangkurat
  • Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya
  • Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Universitas Narotama
  • Institut Agama Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi
  • Universitas Pertamina
  • Prasetiya Mulya
  • Universitas Sains Al-Qur’an
  • Universitas Semarang

Gimana?. Sudah yakin dengan jurusan ekonomi syariah? Agar tidak salah jurusan, yuk terus jelajahi goKampus. Semua informasi tentang kuliah jurusan apapun bisa kamu cari di goKampus. Yuk, langsung saja cari tahu di sini!

Daftar kuliah, satu jam diterima pakai goKampus!

Bisa pilih ratusan kampus swasta dalam dan luar negeri! Dapatkan cashback up to Rp 500.000,-