gk

goKampus App

Satu app Urusan Kampus Beres

Bagikan
scoll top
 
goKampus

Jenis-Jenis Cyber Crime yang Perlu Kamu Waspadai

.
Bagikan

Istilah cyber crime semakin marak. Gak sedikit orang, perusahaan hingga lembaga yang pernah mengalami kejadian cyber crime atau mungkin kamu pernah mengalaminya juga? Well, apapun tujuan dan alasannya, tindakan cyber crime memang sangat merugikan. Agar kamu gak terkena cyber crime, langsung saja cari tau info lengkapnya di artikel ini, ya!

Apa Itu Kejahatan Siber?

Mengutip dari web Kemdikbud, cyber crime adalah kejahatan melalui jaringan internet dan komputer sebagai alatnya. Kejahatan ini merupakan perbuatan melawan hukum dan merugikan orang lain. Dalam cyber crime terdapat hacker dan cracker sebagai pelaku kejahatannya. Hacker adalah seseorang yang meretas perangkat untuk mendapatkan informasi dan data penting milik pengguna atau suatu organisasi. Sementara itu, cracker adalah seseorang yang merusak sistem keamanan untuk melakukan pencurian dan tindakan anarki.

Jenis-Jenis Cyber Crime

Agar lebih waspada, maka kamu perlu mengetahui jenis-jenis cyber crime yang sering terjadi di sekitar kita. Hati-hati, jangan sampai kamu lengah!

1. Identity theft

Identity theft adalah kejahatan pencurian identitas pengguna. Penjahat akan meretas website yang berisi data diri atau informasi pribadi pengguna internet. Biasanya kejahatan ini menyerang toko online atau website membership yang memiliki berbagai informasi pelanggan. Perlu kamu ingat, jangan sembarangan memberikan informasi data diri melalui internet, misalnya mengisi data diri di website sayembara online karena bisa saja peretas yang membuat web itu.

2. Corporate data theft

Sama dengan identity theft, kejahatan ini juga mencuri data diri dan informasi pribadi perusahaan, mulai dari data karyawan hingga data penting lainnya yang perusahaan miliki. Data tersebut untuk kepentingan pribadi atau tindak kejahatan lainnya bahkan dapat dijual ke pasar gelap.

3. Carding

Ini adalah salah satu jenis cyber crime dengan membobol kartu kredit untuk mencuri data informasi pengguna. Seluruh informasi tersebut akan pelaku kejahatan gunakan untuk kepentingan pribadi. Tentunya, kejahatan ini sangat merugikan pengguna kartu kredit. Jika gak cepat disadari dan ditangani, maka kamu bisa mendapat tagihan dengan jumlah yang sangat besar atas pembelanjaan yang gak pernah kamu lakukan. Karena kejahatan jenis ini masih sangat sering terjadi, kamu harus berhati-hati dalam transaksi.

4. Cyber extortion

Cyber extortion adalah kejahatan berbentuk pemerasan kepada korbannya. Umumnya pelaku akan menghubungi korban dan meminta uang dengan jumlah besar karena data pentingnya tercuri. Pelaku akan menggunakan ransomware untuk masuk ke dalam gadget korban dan mengendalikan data di dalamnya. Akibatnya, korban gak dapat mengakses akunnya tanpa menggunakan password dari pelaku. Untuk mendapatkan password tersebut korban harus membayar uang dengan jumlah besar.

5. Cyber espionage

Kejahatan ini dengan cara memata-matai korban menggunakan spyware. Aplikasi ada pada gadget korban sehingga pelaku dapat dengan bebas mengakses data penting tersebut tanpa ketahuan. Beberapa korban yang sering menjadi target adalah lawan politik, kompetitor bisnis, pejabat hingga petinggi di negara lain.

Aksi Kejahatan Siber

1. Phising

Phising masih marak terjadi untuk pencurian data dan identitas diri korban, seperti nama, usia, alamat, username, password dan nomor kartu kredit beserta PIN. Umumnya, pelaku akan menyamar menjadi pihak berwajib sehingga korban gak curiga.

2. Serangan malware

Serangan ini dilakukan dengan menggunakan software tertentu. Aplikasi akan ditanamkan ke perangkat korban sehingga pelaku kejahatan dapat mengakses perangkat korban tanpa korban sadari.

3. Hacking

Hacking atau peretasan adalah salah satu kejahatan yang paling sering terjadi. Biasanya hacker akan meretas perangkat dengan membobol kata sandi untuk mengambil data pribadi, mengekspos data ke publik atau menghapus data tertentu.

4. Serangan DDoS

Target serangan DDoS biasanya adalah server. Pelaku kejahatan akan membuat traffic server menjadi tinggi hingga gak dapat beroperasi. Tentunya kejahatan ini menimbulkan kerugian besar bagi para pebisnis toko online.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan jenis-jenis cyber crime? Bijak berinternet dan bermedia sosial itu sangat perlu. Jangan pernah upload informasi data diri ke publik agar gak digunakan dalam modus kejahatan siber.

Baca Juga: Serba-serbi Cyber, Ancaman Kejahatan dan Cara Mengatasinya

Di era yang selalu mengandalkan teknologi, kita perlu membekali diri dengan pengetahuan dan skill baru, apalagi semakin banyak orang yang tertarik dengan teknologi blockchain. Kalau kamu tertarik dengan teknologi tersebut, kamu bisa loh ikutan kelasnya secara online di goKampus. Selain dapat sertifikat dari Nanyang Technological University Singapore, kamu juga bisa belajar langsung dari profesor di NTU. Yuk, ikutan kelasnya di sini!

goKampus University

Daftar kuliah, satu jam diterima pakai goKampus!

Bisa pilih ratusan kampus swasta dalam dan luar negeri! Dapatkan cashback up to Rp 500.000,-