revolusi industri 4.0
Daftar Kuliah goKampus Tips Mahasiswa

Simak Tes Kepribadian Psikologi Di Dunia Kerja

Kamu pasti sering dong dengar tes kepribadian psikologi? Tes kepribadian psikologi biasanya untuk mengetahui tentang karakter yang dimiliki oleh orang tersebut. Tapi, asal kamu tau tes kepribadian psikologi juga digunakan oleh perusahaan untuk merekrut karyawannya loh. Tes ini bisa menentukan dan mengetahui posisi apa yang cocok untuk calon karyawannya, karena banyak keuangan yang didapat dari tes psikologi ini, maka gak heran nih kalau banyak perusahaan yang sering memakai tes ini. 

Tes psikologi ini artinya adalah ujian terhadap mental seseorang yang bisa mengetahui apa yang ada di dalam diri seseorang. Tes ini ditunjang dengan beberapa alat yang berguna untuk mengetahui sisi karakter, kepribadian, dan sikap seseorang. Dengan melakukan tes psikologi ini perusahaan akan mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Beberapa jenis-jenis tes kepribadian psikologi yang biasa diambil calon seorang karyawan seperti:

1. Tes Grafis

Tes kepribadian psikologi yang pertama adalah tes grafis. Tes grafis dapat mengungkapkan keadaan dalam diri seorang calon karyawan dengan melakukan penggambaran. Biasanya calon karyawan akan disuruh menggambar dengan tangannya sendiri. Contohnya, menggambar orang (draw a person/DAP), menggambar pohon (tree test), atau tes grafologi (mempelajari tanda tangan). Biasanya tes ini banyak sekali digunakan karena mudah, hanya diperlukan sebuah kertas dan pensil. Dari tes grafis ini akan dapat menggambarkan intelegensia, gambar atau citra diri orang yang dites.

2. Tes DISC (Dominance (D), Influence (I), Steadiness (S), and Compliance (C))

Tes kepribadian psikologi yang kedua adalah tes DISC. Tes DISC adalah tes psikologi yang mudah diaplikasikan di dunia kerja, sangat berguna untuk merekrut karyawan baru. Tes DISC merupakan rangkaian tes di mana calon karyawan harus mengisi jawaban dari lembaran tes yang sesuai dengan karakternya. 

Sekarang ini tes DISC sudah banyak dilakukan online. Tes DISC tergolong mudah dilakukan, karena hasilnya segera bisa didapat. Selain karakter calon karyawan, tes DISC juga mengupas cara orang berkomunikasi dengan orang lain, kepribadian yang ada dalam dirinya, dan tingkat stres saat menghadapi tekanan.

3. Tes Papikostik

Tes kepribadian psikologi yang selanjutnya adalah tes papikostik. Untuk mengetahui sifat atau kepribadian calon karyawan, tes ini sangat mudah dilakukan. Banyak perusahaan yang menggunakan tes papikostik untuk merekrut calon karyawan. Calon karyawan hanya mengisi jawaban dari pertanyaan yang diajukan pada selembar kertas, jawabannya harus sesuai apa yang dirasakan atau dipikirkan. Kemudian dengan ini tim HR dapat melihat sifat atau kepribadian calon karyawan.

4. Tes SSCT (Sack’s Sentence Completion Test)

Tes kepribadian psikologi yang selanjutnya adalah tes SSCT. Tes ini adalah tes kepribadian digunakan di bidang psikologi dan kedokteran umum. Peserta tes atau calon karyawan harus mengisi jawaban dari soal tes sesuai dengan kondisi pikiran dan perasaan mereka saat mereka sedang mengikuti tes.

Tes ini dapat menguak isi pemikiran seseorang dengan keadaan yang sedang terjadi di sekitarnya, seperti dengan keluarga, teman kerja, atasan dan hubungan sosial lain. Karena sangat mudah dilakukan dan dianalisis, banyak perusahaan menggunakannya untuk mengetes calon karyawan.

5.EEPS (Edward’s Personal Preference Scale)

Tes kepribadian psikologi yang satu ini mampu menjawab mengenai kebutuhan seseorang dalam berprestasi, berorganisasi, dan memimpin. Tes ini mampu membuat penilaian apakah peserta tes atau calon karyawan mampu bersosialisasi dan memiliki kemampuan menyelesaikan masalah. Di dalam tes ini bisa menguji jiwa kepemimpinan seseorang.

Baca Juga: 12 Fun Fact Tentang Mata Kuliah Psikologi

6. Tes Rorschach

Tes kepribadian psikologi yang satu ini berfungsi melihat kepribadian seseorang dengan memakai kartu bergambar abstrak berwarna. Peserta tes akan diuji untuk menjawab gambaran apa yang mereka baca dalam kartu–kartu yang dipaparkan. Ini akan menguak isi karakter seseorang yang terdalam. Mereka akan mempunyai pandangan tertentu tentang kartu bergambar yang ditunjukkan, dan itulah yang mengartikan bagian dari jiwa mereka atau pengalaman yang mereka alami.

7. Kraepelin Test

Tes ini berisikan permainan angka. Biasanya peserta tes atau calon karyawan diminta untuk menambah atau menghitung angka-angka tertentu sesuai kolom- kolom yang ada. Hasil dari tes ini akan menunjukkan tingkat ketahanan seseorang, ketelitiannya, kecepatannya bekerja dan sikap saat menghadapi tekanan.

8. Tes Army Alpha Intelligent

Tes ini terdiri dari 12 soal dengan sederet kombinasi angka atau sederet bentuk. Terkadang antara soal satu dan lainnya berkaitan. Dalam tes ini diperlukan fokus untuk memperhatikan kata-kata pengujinya. Ini merupakan ujian untuk calon karyawan yang akan diuji ketangguhannya untuk menerima perintah.

Selain itu, ilmu psikologi juga memiliki beberapa jenis loh.  Apa aja ya?

1. Psikologi Umum dan Eksperimental

Jenis psikologi yang pertama adalah psikologi umum dan eksperimental. Saat ini dunia Psikologi mengenal sekitar 13 teori kepribadian. Dari mana diperoleh 13 teori tersebut? Dari penelitian yang dilakukan oleh para psikolog, khususnya Psikolog Klinis. Sigmeun Freud, tokoh yang merumuskan Teori Psikoanalisis Klasik, misalnya, adalah seorang Psikolog Klinis.

2. Psikologi Klinis

Jenis psikologi yang kedua adalah psikologi klinis. Dalam Psikologi Klinis, kita mendalami perilaku manusia dengan lebih detail. Seorang Psikolog Klinis menangani beragam kondisi mental individu, mulai dari yang ringan seperti mengatasi krisis percaya diri hingga yang masuk kategori berat seperti perilaku psikopat.

Untuk menjadi seorang Psikolog Klinis, kamu harus melanjutkan kuliah ke jenjang Magister – tepatnya S2 Profesi. Setelah selesai spesifikasi kuliah Psikologi Klinis, calon Psikolog harus mengikuti sidang profesi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Sebagian Psikolog Klinis bekerja dalam setting medis. Lantas, apa bedanya dengan Psikiater? Pendekatan dan landasan keilmuan Psikologi Klinis adalah pada perilaku manusia. Psikolog Klinis juga tidak diizinkan memberikan pelayanan penggunaan obat karena kewenangan ini dimiliki oleh Psikiater yang berlatar belakang keilmuan Kedokteran.

3. Psikologi Perkembangan

Jenis yang ketiga adalah psikologi perkembangan. Perkembangan mental kita sejak kanak hingga berusia senja mengalami tahapan-tahapan proses yang menarik. Setiap tahapan dikaji secara ilmiah dalam Psikologi Perkembangan. Maka pada bidang Ilmu Psikologi inilah kita belajar tentang perkembangan remaja, pendidikan anak, dan seterusnya.

4. Psikologi Pendidikan

Jenis psikologi yang selanjutnya adalah psikologi pendidikan. Psikologi pendidikan ini hampir sama dengan Psikologi Perkembangan, Psikologi Pendidikan juga mencermati kapasitas mental pada usia tertentu. Bedanya, Psikologi Pendidikan lebih fokus pada pendekatan dan metode pendidikan yang sesuai dengan usia dan populasi tertentu.

Misalnya, keadaan, kebutuhan, dan tujuan belajar siswa SMP di perkotaan berbeda dari mereka yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Desain pelatihan pekerja juga memerlukan pendekatan yang berbeda dari setting pendidikan formal. Selain itu, perlu dipahami perbedaan belajar antara anak berbakat dan berkebutuhan khusus.

5. Psikologi Industri dan Organisasi

Kalau jenis psikologi yang satu ini lebih banyak berkaitan dengan Manajemen Sumber Daya Manusia atau HRD dalam dunia kerja. Psikologi Industri dan Organisasi adalah bidang ilmu yang tepat untuk menangani konflik internal perusahaan, hubungan antar departemen, komunikasi tim kerja, hubungan antara atasan dan bawahan, dan sejenisnya.

Fokus Psikologi Industri dan Organisasi adalah menjaga interaksi dan kondisi psikologis setiap orang dalam perusahaan dalam keadaan yang prima sehingga produktivitas kerjanya menjadi maksimal. Sistem penyaringan dan perekrutan calon karyawan juga dipelajari disini.

Daftar kuliah pake aplikasi goKampus 1 jam bisa diterima!

Gak perlu takut repot kalau daftar kuliah pake aplikasi goKampus, cuman download aplikasi goKampus bisa dapat:Bisa ngeliat 400+ kampus swasta dalam dan luar negeri dalam satu aplikasi doang!

1. Daftar kuliah gak sampe 3 menit udah kelar!

2. Tinggal upload rapor,1 jam udah langsung diterima!

3. Gak cuman kita doang yang daftar kuliah, ajakin temen daftar kuliah juga bisa dapat Rp 50 ribu!

4. Banyak student promo dan event-event yang bisa kamu jelajahi!

Kamu bisa klik halaman ini untuk cari informasi lebih lanjut ya. Semoga artikel dari goKampus menjawab seluruh kegalauan apa aja jurusan kuliah pilihanmu ya! Jangan lupa, download aplikasi goKampus di Google Play dan App Store, karena ada banyak banget informasi tentang dunia perkuliahan di sana! Bareng goKampus, semua #Pastibisakuliah

Sumber: linovHR

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *